Saturday, 29 December 2012

Galenia MCC (1)

Alhamdulillah, setelah berkali-kali ga jadi datang ke galenia, akhirnya kemarin menyempatkan datang ke sana. Walaupun gerimis, tetap pergi, ada jas hujan ini, daripada ga jadi lagi ga jadi lagi.
Kemarin di jemput Akang di dipo sekitar jam 12, langsung menuju badaksinga. Sempat khawatir di galenia ga ada orang karena sedang jam istirahat, tapi alhamdulillah ternyata ada. Setelah parkir, titip helm dan jas hujan, masuk deh. Begitu masuk suasana nyamanlangsng terasa. Front office nuansa ungu membuat betah lama-lama di sana. Alhamdulillah mbak-mbak yang jaga juga ramah.
"Selamat siang bunda, ada yang bisa kami bantu?" Wuiih, langsung deh ga pake basa basi nanya-nanya tentang lahiran di galenia. Kami mendapat penjelasan dari mulai prinsip gentle birth yang diusung galenia, fasilitas, syarat dan ketentuan, prosedur jika ada rujukan, biaya dan banyak lagi. Kami juga diajak keliling keliling untuk melihat ruang rawat yang ada. Di sana ternyata hanya ada 4 ruang rawat, makanya galenia menerapkan sistem booking. Semua ruang rawat tanpa kelas, semuanya vip dengan eksklusif bed, tv, ac, meja, karpet, sofa untuk pendamping, dan box bayi tentunya (rooming-in sudah pasti). Saya juga melihat ada speaker di atas meja. Ya, di sini kita dipersilahkan memilih sendiri jenis musik yg ingin dinyalakan selama proses persalinan dan aromaterapi jenis apa yg kita sukai. Yang membedakan setiap ruang hanya nuansa warna. Ada yang hijau, ungu, biru dan coklat. Ada yg punya balkon, ada yg ngga. Yang ga ada balkon ruangnya lebih luas. Kemarin tidak bisa lihat ruang biru karena sedang ada bunda lain yang habis melahirkan.
Setelah puas keliling lihat ruang rawat, toilet, ruang vk, taman dll, kami kembali ke depan dan mantap untuk memilih galenia sebagai tempat lahiran nanti. Booking deh. Dengan 300rb alhamdulillah lumayan juga privilage yg di dapat. Tentang booking dan gimana-gimananya, nanti di postingan selanjutnya ya. Kemarin rencananya mau sekalian cek ke bidannya, tapi ternyata ga bisa langsung. Harus daftar dulu. Setiap jadwal dibatasi hanya 5 orang saja. Saya pun daftar untuk jadwal konsul nanti senin.
Ini sebagian ruangan yg saya lihat. Foto-foto ini saya ambil dari fbnya GaleniaMCC.



Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Thursday, 27 December 2012

No Title (again)

Alhamdulillah, Betul ya banyak orang bilang, anak itu bawa rezeki.. Alhamdulillah, sejak ada dedebayi di peruut, adaa ajaa rezekinya. Pernah nih lagi perlu uang tak terduga, agak bingung karena tanggal gajian masi lama, eh, alhamdulillah ada bonus. Atau nih pas awal hamil, lagi pengeeen banget makan mangga, tapi males keluar eh ada tetangga ngasih. Lainnya pernah nih berencana buat belanja2 baj hamil karena baju yang ada udah pada sesak atau ga muat, alhamdulillah, ateunya debay beliin baju kerja bumil yang lucuu banget. Dan masih banyak lagi yang lainnya. Alhamdulillah.
Hari ini berencana ke kecamatan buat ngurus e-ktp, tadi kepikiraan pengen banget eskrim. Pas nyampe rumah, alhamdulillah, mama pulang dari griya bawa eskrim campina buaanyaaak. Alhamdulillah. Segala puji hanya bagi Allah.


O ya, di Griya Grand Cinunuk Bandung, eskrim campina 700ml harganya cuma 14rb loooh. Borong yooook. :D


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Another Kegejean

Berada di lingkungan pendidikan, bersama dengan orang-orang berbackground pendidikan yang sedang asyik mengerjakan perangkat pembelajaran. Tepat di sebelah saya, pengajar (atau guru, tepatnya) matapelajaran yang sama dengan saya, sedang mengerjakannnn program tahunan katanya. Di sebelahnya lagi, ntah lah apa yang dikerjakan. Nah saya? Koq malah posting?
Pertama, saya tidak bawa laptop. Untunglah posting ini bisa pake bb.
Yang kedua, kalopun saya bawa laptop, haduh, hati ini sama sekali tidak tergerak untuk mengerjakan segala macam perangkat pembelajaran itu. Huueek. Haduh gimana ya, biar saya ga males untuk belajar dan mengerjakan that s**t thing? Astagfirullah.
Beberapa saat lagi saya mau pergi nih, mau maen ke galenia, sekalian booking buat lahiran ntar. Bye.

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Wednesday, 12 December 2012

ReBlog: GENTLE BIRTH: PILIHAN PERSALINAN MASA KINI


Postingan kali ini benar-benar 100% reblog dari bidanshop. Ya, saya sedang banyak-banyak mencari tau tentang Gentle-Birth, daripada ngebookmark, mending saya reblog saja.
Metode persalinan gentle birth memang sedang banyak diminati oleh calon ibu di dunia, terutama di kalangan public figure. Sebut saja Demi Moore, Gwyneth Paltrow, Katie Holmes, Oppie Andaresta, dan sebagainya, pernah mencoba teknik ini dan merasakan manfaatnya.

1. Gentle birth merupakan metode persalinan yang menggabungan persiapan pikiran dan mental dengan latihan self hypnosis atau hipnosis diri, sejak awal kehamilan hingga proses persalinan berlangsung. Metode persalinan bisa dilakukan secara konvensional maupun alternatif. Syaratnya, kehamilan harus bebas risiko sama sekali dan bukan kehamilan kembar (dr. Ali Sungkar, SpOG spesialis kandungan dan kebidanan FKUI-RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta)


2. Gentle birth merupakan proses persalinan alami yang berlangsung dengan lembut untuk menyambut jiwa yang lahir ke dunia. Penolong dan pendamping harus membantu dengan tenang dan suara yang lembut, sehingga pada saat bayi lahir, suasana di sekelilingnya tenang, hening dan penuh kedamaian. Hal ini bertujuan agar ibu tetap dapat mempertahankan kondisi relaksasi yang dalam (meditatif) selama persalinan berlangsung (Lanny Kuswandi, pakar hypnobirthing dari Pro V Klinik, Jakarta).


Beberapa persyaratan yang harus Anda penuhi terkait kondisi kesehatan dan kehamilan, Jika Anda ingin mencoba berbagai pilihan gentle birth, Antara lain:

a. Tidak berada pada rentang usia untuk hamil yang berisiko tinggi, yaitu di atas 35 tahun.
b. Merupakan kehamilan tunggal, bukan kembar.
c. Selama masa kehamilan tidak ada masalah kesehatan berarti pada ibu dan janin.
d. Posisi janin normal dan tidak memiliki risiko mengalami gangguan kesehatan.
e. Tidak ada gejala cairan ketuban pecah dini.
f. Tidak ada riwayat komplikasi kehamilan maupun persalinan sebelumnya

Berbagai Pilihan Gentle Birth


Home birth/melahirkan di rumah.

Tentunya bisa melahirkan di lingkungan dan suasana yang familiar dan nyaman akan sangat menyenangkan. Dalam proses melahirkan, Anda bisa didampingi tenaga medis atau tanpa didampingi tenaga medis –hanya ditemani pasangan, sahabat atau anggota keluarga yang memberi dukungan moral untuk menciptakan rasa aman, nyaman dan bahagia. Namun, di Indonesia cara ini kurang dianjurkan mengingat standar persyaratan higienis dan penunjang lainnya belum terjamin benar. Batalkan rencana ini bila terjadi komplikasi pada kehamilan atau pada saat persalinan. Anda perlu segera ditransfer ke rumah sakit bersalin karena dibutuhkan penanganan yang lebih rumit dan dengan sarana medis yang lengkap.

Silence Birth.

Tak ada aba-aba “Dorong! Dorong lagi!” untuk menyemangati ibu mengejan pada persalinan dengan cara ini. Metode yang dikembangkan oleh Ron L. Hubbard dari aliran Scientology ini menghindari suara, baik oleh ibu yang melahirkan maupun tenaga medis dan pendamping, sehingga tercipta suasana tenang, hening, damai, serta penuh cinta dan kebahagiaan. Suasana seperti itu menunjang ibu mampu menggunakan alam bawah sadarnya untuk menjalani persalinan serta mengalihkan persepsi rasa sakit dalam pikirannya. Batalkan rencana ini bila terjadi komplikasi pada kehamilan atau pada saat persalinan.

Hypno Birthing.

Sebelum proses persalinan –bahkan selama kehamilan– ibu melakukan self hypnosis untuk mencapai kondisi relaksasi yang dalam (meditatif) dan membebaskan diri dari rasa takut melalui latihan pernapasan. Dalam kondisi ini, tubuh akan memproduksi senyawa pereda rasa sakit alami yaitu hormon endorfin. Rasa sakit selama proses persalinan akan teralihkan dan minimal, atau hingga tak terasa. Dalam prosesnya ibu juga disemangati untuk melakukan visualisasi positif bahwa melahirkan itu lembut, bebas dari rasa takut, dan mudah. Batalkan rencana ini bila terjadi komplikasi medis pada ibu dan janin, bayi dalam kondisi tak normal atau bila bibir rahim tak cukup lebar.

Water Birth.

Rasa sakit pada saat persalinan dikurangi dengan menggunakan sarana berupa air hangat. Ibu dibiarkan bebas mengatur sendiri posisi yang paling nyaman. Sebaiknya, ibu masuk ke dalam air setelah mencapai pembukaan 6, karena masuk ke dalam kolam atau bak mandi terlalu awal malah akan memperlama proses melahirkan karena air hangat membuat tubuh menjadi relaks.

Sebelum masuk air, ibu harus minum banyak air putih karena berendam dalam air hangat dapat menyebabkan dehidrasi dan menurunkan level energi. Dehidrasi menghambat otot-otot tubuh bergerak efisien dan menyebabkan lelah. Batalkan rencana ini bila mekonium (pup pertama bayi) keluar ketika air ketuban pecah atau bayi Anda mengalami komplikasi, bila terjadi perdarahan pada ibu, terjadi keterlambatan pada pembukaan satu-dua atau bila kepala bayi tidak berada di bawah di jalan lahir.

Friday, 7 December 2012

Coretan ngawur, ga usah dibaca!

Sudah lebih dari 6 bulan merasakan hal ini. Lelah, bete, mood jelek mulu, males, sedih. Hari ini, semua itu terasa berlipat ganda. Ingin menangis rasanya, andai di sekeliling tak banyak anak-anak itu.
Sering saya berfikir, saya merasakan begini ini karena saya sangat kurang bersyukur. Di luar sana banyak orang yang menginginkan pekerjaan seperti ini, orang-orang sekitar saya pun sering mengatakan bahwa ini adalah  pekerjaan terbaik, untuk perempuan. 
Saat ini saya adalah PENGAJAR, ya, PENGAJAR, bukan GURU. Tak pernah terbayang saya akan menjadi seorang guru. Bahkan, ketika jaman SD ditanya cita-cita mau jadi apa, di antara sekian banyak cita-cita saya yang sering berubah-ubah, tak pernah terlintas menjadi GURU. Semua orang tau, katanya menjadi seorang guru itu pekerjaan yang sangat mulia, guru itu pahlawan tanpa tanda jasa, benarkah?
Saya senang mengajar memang. mengajar. Sebatas transfer ilmu, berbagi yang saya tahu dan saya bisa. Sementara GURU, saya sama sekali tidak berminat. Menjadi GURU, yang diguGu dan ditiRU, rasanya saya tidak mempunyai kemampuan di sana, mungkin tepatnya tidak memiliki keinginan. Lantas mengapa sekarang saya ada di sini?
Sebelum ke sini, sebelum lulus kuliah bahkan, saya pernah beberapa kali menjadi asisten di 2 Lab di prodi, saya juga pernah menjadi tutor di sebuah bimbel khusus untuk mahasiswa TPB, sambil sesekali mengajar privat siswa SMA. Kemudian saya menjadi tutor juga di sebuah bimbel ternama untuk SMA. Semua itu saya jalani di sela-sela kuliah, di sela kesibukan praktikum dan membuat laporan, di tengah ke-riweuh-an membuat paper atau mempersiapkan presentasi. Atau sering kali saya ikut ke lapangan, survey-survey, ambil data akuisisi. Kadang ikut mengolah data sampai menginterpretasi. Lelah iya, namanya di lapangan ya. Apalagi jika ga pake tenaga lokal, pasti ikut bantu bawa alat juga (walopun dapetnya yang ringan-ringan aja sih). Alhamdulillah. Ketika itu saya tak mengeluh, padahal hasil yang diperoleh  lebih kecil -jika dibandingkan sekarang-.
Ketika selesai sidang dan dinyatakan lulus -dan masih harus nunggu 4 bulan untuk wisuda dan dapat ijazah - sampe lah saya ke sini. Sambil nunggu ijazah, lumayan lah daripada nganggur ga jelas. Awal masuk sini, bukan sebagai tutor apalagi GURU, tapi litbang. SK pengangkatan karyawan yang saya peroleh pun SK litbang. Kemudian diterjunkan menjadi tutor. Alhamdulillah, masih menikmati. Sampai pas taun ajaran baru tahun lalu mulai lah masuk ke sekolah. 
Nah, di sini penderitaan saya dimulai. OK tidak ada masalah berarti ketika saya harus mengajar di kelas, karena pada dasarnya saya memang senang berbagi ilmu. Tapi ketika harus melakukan kewajiban lain, whuaaaaaaaaaa, rasanya berat sekali. Jika hanya sebatas memberikan latihan, PR, tugas, ataul ulangan, kemudian memeriksa dan menilai, its ok, saya masih bisa. Tapi ketika berkaitan dengan administrasi pembelajaran, wew, saya yang buta sama sekali tentang hal ini ya ogah lah. Background saya yang BUKAN dari pendidikan membuat saya bengong begitu ngomongin maslah silabus, RPP, program tahunan, program semester dan entah apalagi lah itu. Sebenarnya jika mau belajar, tentulah saya bisa mengerjakan hal-hal itu. Tapi jangankan mempelajari, mendengarnya pun sudah membuat saya eneg setengah mati. Saya lebih memilih membuat pembahasan ratusan soal UN dan SNMPTN, atau megerjakan soal turunan dan intergral lipat, atau mengolah data self potential berhari-hari, atau menginterpretasi data seismik, atau melakukan akuisisi di lapangan dan lain sebagainya yang saya anggap jauuuuh lebih menyenangkan dibanding segala macam administrasi pembelajaran itu.Selain itu, mendidik siswa juga ternyata sama sekali tidak mengasyikan. Di tambah lagi, sekolah yang memang menangani anak per-individu ini membuat tambah tidak betah. Sesekali asyik memang, tapi jika harus setiap hari rapat untuk membahas masalah anak, ih, ogah. Memperhatikan anak satu persatu, mulai dari kehadiran, kedisiplinan, masalah akademik, sikap,  kesehatan bahkan sampai masalah keluarganya. Berkomunikasi dengan orang tua tiada henti, dan lain-lain. Belum lagi waktu libur yang sangat jarang. Sabtu masuk, tidak ada hari ke jepit, kalaupun siswa sedang libur semester, lah kita harus tetap masuk koq, mengerjakan ini itu yang kadang ga jelas juga. :(
Ok, ada yang bilang, resiko kamu lah, kamu sekarang ada disini, ya harus mau mengerjakan itu semua. hueeek. Saya lebih memilih mundur dan mencari pekerjaan lain. Masalahnya, saya terlanjur menandatangani kontrak kerja selama 3 tahun, dan saat ini, saya baru menjalani 21 bulan. Masih lama. 
Nah, masalah kontrak ini pula, sebenarnya saya sendiri ga yakin dengan kekuatan hukum kontrak itu. Telah banyak poin-poin yang dilanggar oleh pihak mereka, dan akhirnya saya pun ikut melanggar. Sama-sama sudah tidak sesuai kontrak sebenarnya. Di mulai dari jam kerja, di kontrak tercantum bahwa jam kerja saya adalah 7 jam> di awal, sebelum masuk ke sekolah, ketika saya -dan teman2 senasib- masih memiliki ruangan yang kami sebut akuarium, jam kerja itu memang benar 7 jam. Masuk jam 6.30 dan keluar 13.30. Sekarang, aturannya jam kerja itu 8 jam, masuk 6.30 sampe 14.30 kecuali hari sabtu hanya sampe jam 12. Dan hanya dikasih pemberitahuan, tanpa perubahan kontrak kerja.
Selanjutnya adalah masalah gaji. Di kontrak, gaji pokok kami adalah sekian, dengan catatan jika jam kerja tidak sesuai maka gajipun disesuaikan. Di awal masa kerja, ini tepat. Gaji saya dibayar sekian. Oh ya, setiap hari kami mendapat jatah makan siang. Alhamdulillah. Makanan lengkap gizi seimbang dengan porsi cukup, sampai suatu hari makan siang ini jadi "diuangkan". Ok, jadi saya terima gaji "sekian + uangmakan". Kalo ada lembur berarti + uang lembur. Ketika pekerjaan bertambah, jadi walikelas misalnya, maka  gaji saya pun bertambah uang walikelas. Jumlah totalnya lumayan lah. Jauh dengan gaji guru honor di kampung saya sana yang hanya sekian ratus ribu saja. Untuk saya cukup. Walaupun tentu masih jauuh di bawah gaji teman-teman sejurusan (se-lab terutama) yang bekerja di bidangnya :(. Saya lupa mulai kapan, yang pasti sampai sekarang, rincian gaji berubah. Di slip itu ada rincian sebagai berikut : gaji pokok, tunjangan fungsional, tunjangan keluarga, tunjangan pengabdian, uang makan, uang transport, uang walikelas, dan banyak entah apalagi. Ok ga masalah, lebih rinci lebih bagus. Tapi, di sana gaji pokok saya tidak lagi sekian, tapi jadi jauh lebih kecil. Memang ada tambahan tunjangan ini itu, tapi koq ya, kalau ditotal jumlahnya jadi berkurang. Padahal tidak ada pengurangan pekerjaan. Ya,saya kehilangan sekian ratus ribu setiap bulan T_T. Saya pernah mempertanyakan hal ini, tapi sampai sekarang  saya tidak mendapat jawaban yang memuaskan dan bisa diterima logika. 
welwh, jadi curhat ngelantur kemana-mana.
Yah, pokoknya saya udah enegh ah di sini, kalau bisa sih saya ingin kembali jadi geophysicist saja. Ke lapangan buat survey, ambil data kemudian mengolah data berhari-hari bahkan berminggu-minggu,  kemudian interpretasi, menyusun laporan, presentasi hasilnya ke klien, dll. Tapi nampak tidak mungkin, karena saya sedang hamil, alhamdulillah, hehe. Cukup suami saja yang geophisicist. Saya bantu-bantu aja sedikit.
Masa kontrak masih 15 bulan lagi. Mudah-mudahan saya tetap bertahan. Setelah itu, insyaallah saya akan mundur baik-baik. Saya di rumah aja jadi full-time-mother. Jadi kan bisa ngikut kemanapun suami ditugaskan. 




Friday, 23 November 2012

Junior : 18w1d

Baru sempat posting lagi. Sebenarnya hari ini junior sudah 22w6d, tapi postingan kali ini saya mau cerita sekilas tentang junior pas kontrol bulan lalu. Masih tetap dengan dr.Irna di RSIA Tedja. 
Alhamdulillah, junior sehat, gerakannya semakin kuat. Detak jantung normal. Bulan lalu usia junior sekitar 18w1d, CRL nya (ukuran dari puncak kepala sampai "ekor" bayi ) 11,39 cm, AC (Abdominal circumferencial –> lingkar perut)nya 12,47 cm, FTA (Fetal Trunk Abdominal –> panjang badan)nya 12,37 cm2 dan EFW (Estimation fetal weight –> perkiraan berat bayi)nya 227 gram. Alhamdulillah semua normal dan sesuai usianya. EDD masih tetap sekitar minggu terakhir bulan maret.
Bulan kemaren ganti resep. Karena saya mengeluhkan sembelit, maka Folamil Genio yang biasa saya konsumsi diganti vit DHA. Menurut dr.Irna, Folamil Genio mengandung zat besi yang cukup banyak, dan kebanyakan zat besi merupakan salah satu penyebab sembelit. Jadi untuk sementara zat besinya cukup dari makanan yang dikonsumsi. Saya juga  mengeluhkan sesak. Tepatnya bukan sesak mungkin ya, karena saya ga punya ashma, tapi sakit dada. 
Ok, hari ini mau kembali ke dokter Irna, cek rutin. Kali ini kemungkinan besar terakhir ketemu dr.Irna. RSIA Tedja dijual. Tutup operasional mulai tanggal 10 desember 2012. Kabarnya dr.Irna ada praktek di limijati sama hermina. Tapiii.... saya sangat tidak suka dengan suasana limijati dan kalo hermina, hmm, rada mihil kalo untuk ukuran kantong saya. Jadi kemungkinan cari dokter lain. Mudah-mudahan dapet yang cocok, lebih baik dari dokter Irna, atau minimal sama lah. Tapi kita lihat saja sore ini setelah bertemu dokter Irna. 








Saturday, 17 November 2012

Selamat Jalan, Bapa tercinta :(

Innalillahi wainnailaihi raji'un..
Telah berpulang ke rahmatullah, ayahanda tercinta
Bapak Ganis Bin Wiria
Jumat, 9 November 2012

Ya Allah, terimalah iman dan islamnya
ampunilah semua dosanya
lapangkan dan terangkan kuburnya, Ya Allah
jauhkan dari siksa kubur
tempatkan beliau di tempat terindah di sisi-Mu
Amiin

Bapa, terimakasih telah menjadi ayah terbaik sedunia
Telah membesarkan kami dengan penuh kasih sayang
Telah mendidik kami dengan penuh cinta
Telah rela berkorban segala demi kami anak-anakmu
Bapa, belum sempat sedikitpun aku membalas jasamu
Belum sempat aku membahagiakanmu
Belum berhasil aku menjadi anak yang baik untukmu
Bapa, maapkan..
Tak ada aku di sampingmu di saat-saat terakhirmu
Tak sempat aku mendengar kata-kata terakhirmu
Sampai kapan pun, Bapa tetap ada di hati 







Friday, 5 October 2012

Junior : 15w5d

Alhamdulillah.. junior in my belly hari ini sudah 15 minggu 5 hari. Alhamdulillah, hari ini bundanya sehat, ayahnya juga sehat, mudah-mudahan kamu juga sehat ya nak. 
Terakhir cek ke dsog, pas usia junior 13w5d. Alhamdulillah junior sehat. Waktu itu panjangnya sudah 7,6 cm. Walau ada sedikit kontraksi, tapi alhamdulillah junior sehat. dr.Irna bilang, kalo kita kecapean anak kita protes. Jadi harus benar-benar jaga kondisi. 
Junior : 13w5d
Sekarang junior sudah 15w4d. sebesar apa kamu nak sekarang? 
Mulai ga sabar pengen ngerasaain gerakan-gerakannya. Katanya sih, kalo untuk yang pernah hamil sebelumnya, usia kandungan 15w itu sudah mulai bisa merasakan. Tapi kalau yang baru pertama, biasanya baru merasakan gerakan janin di atas usia 16w. Wahaha, ga sabar pengen cepet-cepet merasakan gerakannya. 
ntar ah lanjut. lagi males. 

Sunday, 16 September 2012

SURAT TERBUKA UNTUK METRO TV - oleh Ridwansyah Yusuf Achmad


Reblog dari ridwansyahyusufachmad.com
SURAT TERBUKA UNTUK METRO TV
TENTANG PEMBERITAAN POLA REKRUTMEN TERORIS MUDA
“KAMI ANAK ROHIS BUKAN TERORIS”
Kepada Redaksi Terhomat,
Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh
Segala puji bagi Allah yang memberikan kemampuan kepada manusia untuk berpikir. Salam dan Do’a terbaik kita panjatkan kepada Nabi Muhammad SAW yang telah memberikan pelajaran penting bagaimana bersikap, dan bermanfaat bagi umat manusia.
Surat terbuka ini saya sampaikan kepada Redaksi Metro TV atas tayangannya tentang “pola rekrutmen teroris muda”. Dalam tayangan tersebut, Metro TV menyampaikan lima poin tentang pola perekrutan tersebut, yakni :
  1. Sasarannya siswa SMP Akhir – SMA dari sekolah-sekolah umum
  2. Masuk melalui program ekstrakurikuler di masjid-masjid sekolah
  3. Siswa-siswi yang terlihat tertarik kemudia diajak diskusi di luar sekolah
  4. Dijejali berbagai kondisi sosial yang buruk, penguasa yang korup, keadilan tidak seimbang
  5. Dijejali dengan doktrin bahwa penguasa adalah toghut/kafir/musuh

Wednesday, 29 August 2012

Junior : 10 weeks

Alhamdulillah, hari ini, 29 Agustus 2012, Junior kami masuk usia 10 minggu.Alhamdulillah juga, mual-muntah semakin berkurang, walopun pusing dan sakit kepala sepertinya sedikit lebih sering. 
Saya masih tetap setia pada dr.Irna di RSIA Tedja. Kami berkunjung saat usia kandungan 9w2d kemaren (belum terlalu telat kan?). Kali ini susternya ga seenak yang sebelumnya rada-rada judes. Kalo dr.Irna alhamdulillah masih tetap amat sangat ramah. Seperti biasa, pertama timbang dulu berat badan dan tensi darah. Alhamdulillah normal. Ditanya-tanya keluhan sama suster, tapi ya memang ga ada keluhan berarti sih, kecuali terkadang ngerasa sedikit sesak nafas, tapi itu normal koq katanya. Pas masuk ruangan dokter, kalimat dr. Irna yang pertama adalah : "kenapa berat badannya turun? ga bisa makan ya?" Hehe kalo lagi ga hamil, pasti senang lah berat badan turun. Tapi kalo lagi hamil gini, ini kabar kurang baik buibu. Agak heran juga sih kenapa bisa turun. padahal segala macem dimakan, kecuali nasi. Memang agak enek sih kalo makan nasi, jadi ga bisa banyak-banyak. Tapi makanan lain, alhamdulillah ga masalah. Ngemil lancar jaya, apalagi buah-buahan. Minum susu hamil paling yang agak males. hehe. 
hasil print, foto ulang pake bb, makanya burem :(
Bagaimana dengan junior? Alhamdulillah, ketika USG kemaren, junior panjangnya sudah 2,49 cm. Sudah terlihat bagian kepala, dua calon tangan dan dua calon kaki. Alahmdulillah. Dan yang paling membahagiakan adalah DETAK JANTUNG nya sudah ada. Ada yang kedap kedip merah-biru di monitor. Dr. Irna menjelaskan itu adalah detak jantungnya. Kemudian kami diperdengarkan detak jantungnya menggunakan suatu alat yang namanya DOPPLER, dug dug dug dug dug bunyi detakjantungnya cepat. Subhanallah. Anakku. Awalnya saya pikir detak jantung baru ada di bulan keempat, ternyata tidak, di minggu ke 9 kita sudah bisa mendengar detak jantungnya.
Tulang dan tulang rawannya juga mulai terbentuk. Jari-jari tangan, jari-jari kaki dan sikutnya mulai tumbuh, organ-organ reproduksinya juga mulai tumbuh. Otot-ototnya berkembang dan sebenarnya dia mulai bergerak.Hanya saja kita belum bisa merasakannya. Ya Allah ga sabar rasanya pengen cepet-cepet bulan depan, pengen ketemu junior lagi. 
Saat konsul, Ayah junior nanya tentang aman ngga nya obat-obatan yang dijual bebas jika sewaktu-waktu bunda junior sakit. Menurut dr.Irna memang ada sebagian obat yang aman untuk ibu hamil namun tidak sedikit juga yang bisa membahayakan sang janin. Dan ini obat yang disarankan dr.Irna, yang aman untuk ibu hamil. 
  • Kalo bundanya demam, paracetamol cukup aman untuk bunda dan janinnya. kalo plus pusing atau sakit kepala boleh minum panadol.
  • Kalo bundanya batuk flu, minum OBH aja.
  • kalo diare (dan katanya ini yang paling sering), minum diatabs aman koq.
Alhamdulillah, kalo udah tau gini kan minimal ga kan panik kalo tiba-tiba ga enak badan. Tapi ya, kalo cuma sakit dikit lebih aman ga langsung minum obat-obatan tadi. Kecuali kalo uda lumayan parah. Kemaren sempat batuk, Alhamdulillah, Ayah junior memang tipe suami siaga, tengah malem marut jahe, diseduh air hangat. Katanya masih lebih aman yang alami gini. hehe. 
O ya, bulan ini juga masih dikasih Preabor untuk penguat, tapi cuma buat 2 minggueun. Kata dr.Irna, setelah ini penguatnya dilepas. Folavit sekarang ganti folamil. Buat sebulaneun. 
Info nih, kemaren abis dr Tedja kan mampir ke rumah uwa. Eh uwa ngasih tau apotek yang harga obat-obatnya di bawah apotik lain. Namanya Apotek Perintis. Tempatnya ada di jalan kecil yang sebrang stasiun Bandung. Stasiunnya yang itu loh yang ada elf dan angkot Lembang pada ngtem. Di sini lebih murah, karena boleh dibilang ini grosirnya apotek-apotek di Bandung. Dan benar, untuk pembelian Preabor satu stengah strip, dan folamil sebotol isi 30 selisihnya dengan harga di aptik lain sekitar 36ribu. Lumayan kan tuh, bisa buat mie kocok 2 porsi. Hehe. Alhamdulillah.
Ga sabar pengen cepet-cepet ketemu junior lagi bulan depan. Mudah-mudahan kamu selalu sehat ya nak. Amiin.
:)




Sunday, 19 August 2012

Sunday, 29 July 2012

Junior : 6 weeks

Ada yang berbeda dengan Ramadlan kali ini. Alhamdulillah, kali ini terasa jauuuh lebih bermakna. Ramadlan ini adalah Ramadlan pertama as a wife. ya, alhamdulillah bisa sahur dan buka shaum bersama dengan suami. Berbeda tentunya, sebelumnya kan kalo sahur, saya baru bangun ketika makanan semua disiapin ibu jadi tinggal "am", sekarang harus bangun lebih awal karena harus menyiapkan makan sahur suami. Alhamdulillah, bahagia banget rasanya. Di ramadlan ini juga, Alhamdulillah, mendapat hadiah istimewa yang saya yakin diinginkan hampir semua new-married-couple. Ya, kehamilan. Berkah Ramadlan untuk kami. Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Allah. Tapiii, kali ini juga ga shaum :(
Shaum empat hari pertama, tapi setelah itu, dr.Irna melarang saya untuk saum. Kasian dedenya katanya. Usia 5w3d waktu itu. Usia segitu junior lagi mungil-mungilnya, masih rawan, rapuh. Usia sekitar 5 weeks juga lagi berkembang neural tube-nya, maksunya calon organ syaraf yaitu otak dan sumsung tulang belakang. Kemaren sempet agak panik gara-gara nyeri perut bagian bawah, karena sempet baca kalo nyeri-nyeri itu salah satu gejala misscariage. Tapi ternyata, kalo ga disertai pusing yang amat sangat serta pendarahan hebat, maka gejala ini normal. Junior perlu tempat yang lebih luas untuk tumbuh, sehingga rahim mulai melebar dan kena kena ke ligamen otot, makanya nyeri.
Sekarang suah 6w1d, juniorku mungkin sudah sebesar bulir padi. Sistem staraf dan organ tubuh utamanya mulai terbentuk. Jantung, ginjal, hati dan paru-paru adalah organ-organ pertama yang terbentuk. Jadi lagi perlu banget nutrisi, gizi yang cukup. Makanya sama dokter disarankan untuk tidak shaum. Alhamdulillah, ibu hamil merupakan salahsatu yang diberi kemudahan, diijinkan tidak shaum jika dikhawatirkan membahayakan janin. O ya, usia 6 minggu-an juga mulai terbentuk pucuk-pucuk bakal tangan dan kaki. 
Lupa ini gambar nyomot dimana
nah, sekarang ini nih masa-masa dimana hormon estrogen dan progesteron meningkat, juga hCG dan HPL (human placental lactogen- hormon yang memicu pertumbuhan janin). Karena hormon-hormon ini meningkat, tubuh juga bereaksi, baik secara fisik maupun emosional. Katanya sih, 80% ibu hamil di minggu-minggu ini mengalami mual dan atau muntah. Semoga saya termasuk yang 20% nya. Kalau mood swings sih iya, ngerasa banget.
Aduh pengen cerita banyak, tapi... ntar aja dilanjut. :(



T_T

Kamu lagi ngapain di perut bunda, sayang? Sudah selesai membelah diri kan? Kenapa perut bunda nyeri gini kayak kalo lagi dapet ya sayang? Kamu cape ya sayang, belum istirahat dari kemaren? Maap ya sayang, semalem bunda ga bisa tidur, kepikiran salah satu Ateu-mu yang pasti di-marah-besar sama ibu bapak nya. Bunda nyesel sayang, bunda lupa kalo Ateu-mu yang satu ini emang "ga boleh" pulang malem. Dari mulai bunda ditelpon ibunya Ateu. Nadanya udah ga enak. Nelpon lagi, makin ga enak, nyalahin gitu sayang. Tapi ya emang bunda yang salah koq. Terus sms, isi smsnya itu loh, bikin bunda mikir kalo ntar-ntar mesti mikir beeeeeerkali-kali kalo mau ngadain acara yang melibatkan Ateu-mu yang ini. Maap ya Ateu, ga bermaksud membuatmu berada dalam kesusahan. 

Wednesday, 25 July 2012

Junior : dr.Irna di RSIA Tedja

Alhamdulillah. Setelah nanya2 mbah google tentang dokter spesialis kandungan di Bandung yang enakeun, nanya-nanya sahabat-sahabat yang sudah hamil duluan, dan sempat galau super galau saat menentukan mau pake dokter yang mana, akhirnya pilihan jatuh pada dr.Irnawati Muhadji, SpOG di RSIA Tedja. Kenapa pilih dokter ini? Begini ceritanya..
Sebenarnya sudah berencana untuk cek ke dsog sejak telat 1 minggu. Dari awal memang nyari RSIA atau klinik yang dekat dan tarifnya terjangkau. Saat itu diputuskan untuk ke Klinik Bunda Nanda di daerah Cipadung, dekat rumah Akang. Ok. Hari berikutnya langsung ke sana sore-sore -tanpa nelpon dulu buat nanya2 jadwal dokter- dan deng deng, ternyata hari itu tidak ada jadwal praktek dsog perempuan. (FYI, Akang keukeuh kalo dokternya harus yang perempuan). Hari-hari selanjutnya ga sempet terus buat pulang ke Cipadung. Akhirnya nyari-nyari dsog yang deket-deket kosan aja. Mulai-lah googling sama nanya2 temen. Tapi belum dapet yang pas.
Sampe beberapa hari kemudian, smsan sama sohib sejak jaman SMA, Ugy, yang sudah "telat" juga. Tadinya saya ngajakin buat bareng-bareng ke Bunda Nanda, tapi ternyata Ugy sudah punya dokter pilihan, dokter yang dulu menanganinya pas dia mengalami misscariage. Malah saya yang diajakin, nama dokternya dr.Adrian, SpOG praktek di Kana Farma yang di Jl Ahmad Yani. Lanjut smsan, ktanya enakeun dan harga sangat terjangkau, 70rebu saja untuk dokter dan USG, belum obat. Asyik nih, sekaligus bisa ada temen tiap kontrol. Setelah nanya Akang (tentu bilang kalo dokternya laki-laki) dan Akang setuju, hari itu juga setelah magrib meluncur ke sana. Nyampe sana, Akang nanya lagi : "dokternya cowo ya?, ga usah aja ya?". Wew. Kenapa ga dari tadi pas masih di kosaaaaaan??? Hmm, kesel sih iya, tapi musti nurut kan ya? :) Pulang deh. sambil pulang sambil keliling survey ke klinik2 atau RSIA nyari jadwal praktek yang dokter cewe.Ada di RSIA Limijati, RSIA Tedja, Kimia Farma, Hermina, Santosa, dll.. Nyampe kosan langsung googling dengan semangat.  dr.sofie, dr. Anna, dr. Indri, dr. Tina? Bingung dah. Akhirnya diputuskan yang terdekat saja. Di antara dua pilihan sekarang, Limijati atau Tedja ya? Ke Limijati dulu, ternyata sedang di renov gedungnya, tetap buka sih, tapi asa gimana gitu, Akang juga ga sreg pas mau masuk ke Limijati, dan ga jadi masuk. Lanjut ke Tedja. Kesan awal biasa aja, cuma yang saya suka, ga terlalu rame. Alhamdulillah, saya memang kurang suka keramaian.
Parkirlah di halaman RSIA Tedja, masuk, liat-liat jadwal dokter ternyata ada dsog perempuan yang prakter hari itu jam 08.30-11.30 (saya datang sekitar jam 8), namanya dr. Irnawati Muhadji, SpOG. Nanya ke resepsionis, ternyata hari itu dokternya praktek jam 1, katanya nanganin pasien dulu di RS lain. Ok ga  masalah. Nanti siang tinggal balik lagi. Siangnya, sekitar jam 12.30  setelah solat dzuhur kembali ke sana. Alhamdulillah dapet antrian no tiga. Dokternya telat, 13.15 baru dateng. Deg-degan sih (takut mahal juga, ga tau tarif, cuma bawa uang 250rebu). Pas tiba giliran saya, masuk ke ruang dokter sama Akang. Mmm, kesan pertama, dokternya ramah sangat, cantik pula. Ditanya, baru pertama ya? testpack sudah positif? yuk kita langsung liat aja yuk.. Asiik, USG for the first time. Berbaring perutnya di oles gel gitu, dingiiin. Teruuus,, dokter nempelin alat ke perut, geli, hihi.. Pas liat di layar, kata dokter : ini udah ada nih kantungnya udah ada embrio nya juga, satu bulan nih sambil nunjuk-nunjuk. Alhamdulillah. Rasanya ga bisa diungkapkan deh. Dokternya juga lucu, beliau ikut excited gitu. Alhamdulillah. Alhamdulillah. 
Abis itu dokternya langsung bilang, kalo hari ini puasa lanjutin aja. Tapi mulai besok jangan puasa dulu, hamil muda masih rawan, apalagi usia kehamilan mau masuk minggu ke 6 dimana sel otak mulai terbentuk. Sangat rawan. Kalo di atas 3 bulan boleh. 
Saya rada bingung, boleh ga ya ga puasa? Kata suami sih, ibu hamil termasuk yang mendapat kemudahan, diperbolehkan tidak puasa jika dikhawatirkan membahayakan si ibu dan janin. 
dr.Irna juga menjelaskan panjang lebar, jaga nutrisi, makan makanan sehat seimbang. Jangan makan yang mentah-mentah termasuk lalap, kalo telur juga ga boleh setengah matang, harus matang bener. Karena saya punya magh, jadi saya juga ga boleh makan yang pedes2, nanti makin mual katanya. Saya masih boleh bawa motor, tapi harus hati-hati. Ga boleh ngangkat yang berat-berat, ga boleh cape, ga boleh stress. Dan satu lagi, ga boleh berhubungan dulu buat 2 minggu. Banyak sih yang dijelasin dokternya, Alhamdulillah dr. iRna enak pisan, udah cantik, ramah, ngejelasin detil tanpa kita tanya duluan. Kayaknya langsung cocok sih sama dr.Irna. Insyaallah bulan depan mau sama dr.Irna lagi. Alhamdulillah. Di perut saya ada embrio sekarang. Usia kandungan 5weeks 4days sampe hari ini, usia janin 4 minggu :). 
Alhamdulillah, terimakasih Ya Allah. Terimakasih atas anugrah terindah, berkah ramadhan, yang Engkau percayakan kepada kami. AllahuAkbar!

Tuesday, 24 July 2012

Cerita si garis dua :)

Alhamdulillah. Setelah menikah, saya dan Akang memang tidak berencana menunda punya keturunan. Tapi tidak "ngebet" juga pengen langsung 'jadi'. Se-dikasih-Nya saja. Sebenernya kalo saya agak ngebet sih. Maklum teman-teman banyak yang sudah punya anak, apalagi temen-temen SD dan SMP, ada yang anaknya uda dua ato 3. Secara usia pun, saya kira cukup koq buat mengandung. Mungkin karena saya dari "kampung" kali ya, usia 23 gini uda ngebet punya anak. Beda lagi mungkin menurut Akang dan keluarga. Di keluarganya, Akang termasuk yang menikah muda, ya, 24 tahun.
Alhamdulillah dari sebelum nikah, siklus menstruasi saya teratur dan bersiklus tetap, jadi saya bisa memperkirakan tanggal berapa saya akan "dapet" tiap bulannya. Terkadang meleset memang, tetapi tidak lebih dari 2 hari, maju atau mundur. Pas telat 4 hari, mulai galau. loh koq tumben telatnya nyampe 4 hari, jangan-jangan...
Akhirnya cerita ke Akang kalo uda telat, kata Akang ntar aja kalo uda telat seminggu baru coba pake test pack. Tapi saya ga sabar, terlalu berharap juga mungkin ya, besoknya saya memutuskan beli test pack merk "DIRECT TEST" yang harganya 15rebuan, beli di indomaret yang deket kosan. Kenapa beli yang ini? Karena katanya yang ini ga harus pake first urin, bisa urin kapan saja. Cek deh. Deg-degan. Hasilnya? Satu garis aja sodara-sodara. Hmm,, ya sudah, belum rezeki mungkin. Langsung di buang ke tempat sampah. Mungkin telat dapet karena stress atau kecapean atau bla bla bla...
Pas telat seminggu, penasaran, beli lagi test pack dengan merk yang sama, tes lagi.  Hasilnya? satu garis lagi sodara-sodara. Eh tiba-tiba Akang ngambil dan memperhatikan si test pack, kemudian
Akang: "ini ada dua garis tauuu, tapi yang satu samar gini ya?"
Saya: "masa sih? mana-mana? Ah ga ada, cuma satu garis aja koq."
saya sama sekali tidak melihat ada garis samar di sana.
Karena penasaran, besoknya sepulang kerja saya beli test pack lagi. Kali ini merk "Quick Test". Beli di Kimia Farma harganya 14rebu. Hasilnya? Satu strip lagi yang jelas, satunya samaaar, tapi saya bisa lihat garis samaaar warna pink di sebelah garis yang merah tegas. Galaulah saya. Bingung ini saya hamil apa ngga sih sebenarnya? Langsung nanya-nanya ke mbah google. hasil googling sih saya simpulkan kalo saya memang hamil tapi kadar HCG nya masih sangat sedikit.Alhamdulillah. Tapi ragu.
Seminggu kemudian (telat 2 minggu berarti), saya beli test pack lagi. Kali ini saya beli yang super murah meriah. Merk "HCG Test" yang harganya 2500 rupiah saja. Tes lagii. Hasilnya? 2 garis jelas! Alhamdulillah.
Week-end kemaren saya pulang ke Garut sekalian ngasih kabar gembira ini ke orang rumah. Niatnya saya mau nunjukin si test pack yang menunjukkan dua garis tegas. Tapi ketinggalan doooong. Akhirnya beli testpack lagi cuma buat nunjukkin ke ibu hasilnya. Mampir lah ke kimia farma deket rumah, beli testpack merk "Ham-L" seharga 3000 rupiah.
Alhamdulillah. Kata ibu sih, berarti usia kandungan saya 6 minggu. Baru tau kalau usia kandungan itu ternyata beda dengan usia janin. Nanya2 mbah google juga sih. excited pisan lah. Kata ibu sih, biar lebih pasti, langsung periksa aja ke dokter kandungan. Terus, gimana kata dokter kandungan? Nanti ceritanya di next post. See ya!

Thursday, 12 July 2012

Tuesday, 3 July 2012

Well.. ga tau deh ini postingan mau dikasi judul apa. Sekarang saya sedang di palasari. Lagi raker tahunan. Hoho. Kenapa saya bisa ngeblog? Karena sedang break. Lumayan lah daripada bete duduk ga jelas..
Mmmm.. setelah setahun nyoba berkegiatan di dunia pendidikan, mmm, sepertinya mulai bisa menyimpulkan bahwa..... dunia saya bukan di sini... 

Tuesday, 19 June 2012

Pleno..oh..pleno..

Sama seperti kemaren, rapat hari ini umayan alot. Sekarang sudah pukul 16.35 dan masih ada 4 orang yang belum terbahas. Mmmm kali ini tidak segeje kemaren sih, beneran memperhatikan karena yaaa.. menyangkut naik tidak naik siswa kami. Halah. Saya sebagai salah satu walikelas,mmm, cukup bersedih karena tidak berhasil memperjuangkan seluruh anak kelas saya untuk naik kelas. Maap ya, anakku, kamu harus tinggal kelas. :'(


O ya, ada rekan yang membunuh kebosanan rapat ini dengan... ngumpulin cengek sisa makan gorengan, lumayan buat sambel katanya...

Monday, 18 June 2012

Rapat Verifikasi

kali ini saya bukan mau ngebahas apa itu sidang verifikasi, bagaimana pelaksanaannya dan hasilnya. Saya cuma mau laporan karena saat ini saya sedang mengikuti sidang verifikasi kenaikan kelas. Alot bener dah. Bosen saya. makanya saya memilih blogging. Di belakang saya, ada yang facebook-an via hp, ada yang maen kuis2an berempat, aya oge nu nyoo pulpen diputer-puter ala jaman SD. Yang depan kanan sedang maen game di tab nya, ada yang buka laptop seperti saya ga tau deh lagi ngapain. Ada yang asyik ngerumpi, ada juga yang ngipas2 kepanasan. Yang konsen ngikutin rapat? Ada juga sih, sepersekian dari jumlah total peserta rapat lah.
Whuaaaaaaaaaaa, kapan rapat ini berakhir?

Friday, 15 June 2012

:D

Berdiri bersandar ke pagar di balkon atas, menatap bintang berdua, sambil berbicara tentang suami tercinta. Alhamdulillah, memiliki mama mertua yang sebaik ini. :D 

Monday, 11 June 2012

Review part 2 : narsis dulu

Mmmm, selesai mengedit Review part 1: Akad Nikah, rencananya mau lanjut ngereview acara resepsi. Tapi, masih belum mood, jadi mau narsis-narsian dulu gapapa lah ya?
Narsis selagi didandanin

Sunday, 10 June 2012

Baru 5 hari

Baru 5 hari. Bukan bukan, bukan 5 hari sejak saya nikah. Sejak nikah mah sudah 13 hari. Baru 5 hari ditinggal suami, tapi sudah galau. Kali ini, kangennya beda. Sungguh. :(

Pantesan jago :)

Hmmm.. suamiku itu (wuitwiw, sekarang ceritanya banyak kata "suami"), hehe. Suamiku itu, dulu, pas beliau masih senior high school, merupakan salah satu yang pinter pas pelajaran shorof, jauh banget dibanding saya yang buta banget ilmu nahwu-shorof gitu. Nah, semalam saya iseng liat2 koleksi buku di rak bukunya, dan wow, banyak juga buku-buku nahwu shorof. Dipajangnya sejajar sama novel-novelnya yang berjumlah ratusan. pantesan jago. *nulis apa sih saya?

Saturday, 9 June 2012

Review part 1 : Akad nikah

Alhamdulillah, kesampaian juga buat ngereview hari bersejarah saya bersama RakkaaNi. Ups, bukan RakkaaNi lagi dong sekarang. Ya, fyi, RakkaaNi itu artinya my future husband. Alhamdulillah sekarang udah jadi husband beneran.
Ga detil sih ya, tapi mudah2an merangkum acara akad nikah ini... Foto2nya masih seadanya, ga diedit, ga saya tambahin "ciri blog" juga, karena yang dari fotografer saya belum lihat, belum sempat pulang ke Garut.

Monday, 4 June 2012

:D

Berat rasanya buat berangkat kerja pagi ini, masih betah di rumah... Tapi bahagia karena ada yang menawarkan mengantar, hihi, asa aneh sih biasa bawa blade merah sendiri. Sekarang ada yang boncengin. Alhamdulillah :)

Sunday, 27 May 2012

1 day ----> H

God, udah H-1 aja ini... deg deg-an? belum, masih biasa aja.. Saya mau laporan aja
Mmmm.. Sodara2 uda lumyan banyak yg dateng, jadi di rumah pabaliut, banyak orang. Alhamdulillah banyak yang bantuin. Saya ga bantuin apa2, dari kemaren depan laptop terus ngedit video. Perawatan? Boro2. Haha.
Di dapur, ada yang nungguin tungku pepes ikan, ada yang ngupas-motong kentang, ada yang nyangray kacang, ada yang ngerebus daging, dan laiiiiin-lain.
Di ruang tengah, bapa lagi ngotak-ngatik air mancur di kue pengantin, air nya kurang mancur. Jadi meleber aja gitu ga muncrat-muncrat.
Di ruang jahit, tempat saya duduk nih, ada Teh Imas lagi mayetin gaun akad saya. Ya, betul sodara-sodara, gaun akad saya belum selesai dipayetin, dan tahukah anda, bustiernya harus dikecilin lagi (*senangnya saya mengurus, haha). 
Di halaman depan, orang2 lagi nurun2in kursi dan tenda dari mobil bak. Wuihh, jam 8 pagi gini uda dateng. Hoho.
Tadi ada orang dekorasi jam 6, katanya kursi pengantin warna merah kurang 1, itu loh yang buat tempat duduk orang tua. Nawarin ganti set kursi pengantin, ada emas sama silver. Hoho, mendadak sekaleeeeee. Ya sudah tak apa-apa, daripada kurang 1 atau ditambahani sama yang ga match. O ya, foto pre-wedd juga ternyata kurang 4, hoho. Jadilah sekarang ibu lagi pergi buat nyetak foto sekaligus belanja yang kurang-kurang. janur baru dipesan, karena tadinya ga akan pasang janur. Mmmm, apa lagi ya? segini dulu. Nanti lanjut part2. :)

Saturday, 26 May 2012

2 days -----> H

Aduh, udah speecless, ga tau mau nulis apa. 
Sekarang uda di rumah. Di rumah uda banyak orang. Orang-orang pada riweuh. 

Tuesday, 22 May 2012

7 days -----> H

Kemaren teh ngapain aja ya? Hmm, di kosan aja da kakinya masih bengkak bengkak. Ngeprint-in label buat undangan yang di Garut (helllooooow, H-7 masih nge-print label?) Haha. Thats all.

Sunday, 20 May 2012

8 days -----> H

Assalamualaikum.. :)
Ga kerasa ya, itu si daisypath bilang 1 week & 1 day. Udah mulai banyak yang nanya : "how does it feels?" Hoho. Biasa aja perasaan. Belum mungkin yah, ga tau deh ntar semakin dekat ke hari H.
Hmm, awalnya berencana buat posting progres wedding preparation tiap hari mulai dari h-30 sampe h-1 layaknya blog-blog wedding, tapi apa daya karena saya orangnya moody banget, jadi nge-blog pun harus emang lagi mood banget. Lagi mood bagus aja postingan saya berantakan gini, gimana kalo mood lagi jelek?
  • H-12

Friday, 18 May 2012

Peta Lokasi

Assalamualaikum.
Hmmm... males banget saya bikin peta ya? Haha. Tadinya emang ga kan bikin peta, tapi ternyata temen2 himafi, temen2 kantor, sama temen2 TG RakkaaNi pada nanya peta. Akhirnya crop aja peta google maps dari grup-nya jurusan RakkaaNi. Hehe. Maap ya :p

Tuesday, 15 May 2012

13 days .....> H

Ini saya ngapdate blog koq kayaknya untuk hari-hari kelipatan 3 ya? haha. Kali ini saya bukan mau laporan progres wedding preparation. Hanya saja,, saya sepertinya mulai menemukan akar masalah kegalauan saya selama ini.

Saturday, 12 May 2012

Janji Sarjana ITB

Whuaaaaaa, sudah lama ga buka facebook, tepatnya ga bisa buka facebook. pas buka, eh ada postingan tentang janji sarjana Itb di wall-nya neng Tia.   
Kami
Segenap lulusan
Institut Teknologi Bandung
Demi Ibu Pertiwi
Berjanji,
Akan mengabdikan ilmu pengetahuan
Bagi kesejahteraan bangsa Indonesia
Perikemanusiaan dan perdamaian dunia
Kami berjanji akan mengabdikan
Segala kebajikan ilmu pengetahuan
Untuk menghantarkan bangsa Indonesia
Ke pintu gerbang masyarakat adil dan makmur
Yang berdasarkan pancasila
Kami berjanji akan tetap setia
Kepada watak pembangunan kesarjanaan Indonesia
Dan menjunjung tinggi susila sarjana,
Kejujuran serta keluhuran ilmu pengetahuan
Di manapun kami berada
Kemi berjanji
Akan senantiasa menjunjung tinggi
Nama baik almamater kami
Institut Teknologi Bandung
Serta bangsa dan Negara kami
Republik Indonesia
Ditambah komentar : dilaksanakan at au tidak, janji ini akan dipertanyakan di akhirat nanti. Degh. 


*Nuhun sudah mengingatkan

16 days -----> H

Mmmmm.. ada progres apa ya di h-16?  Yang pasti sih, RakkaaNi mau pulang hari ini, yeay horrreeeee. Mungkin baru nyampe bandung besok pagi kali ya :(
Tadi pagi abis ngontak pacarnya-temen kost lama buat minta tolong dibikinin banner buat backdrop ntar. Rencananya besok pagi mau ketemuan buat ngomongin materinya. Design udah fix sih, termasuk warna. Pink aja menyesuaikan dengan dekorasi nanti.
Masih banyak PR sebenarnya. 

Wednesday, 9 May 2012

19 days -----> H

Well, masih H-19, tapi mulai kerasa orang2 yang kasak kusuk nyiapin ini itu.. saya? Hehe. Saya baru saja berencana diet. Ho. Orang lain mah uda diet dari 3 bulan sebelumnya, dari 6 bulan sebelumnya malah. Lah saya? ini aja baru niat, yaaaa mudah2an terlaksana lah ya. :)
Mau laporan aja ah.. tapi males ngetiknya.. print screen wedding checklist aja ya .. hehe..

Gaun Akad seperempat jadi :D

Hehe.. Alhamdulillah. Kemaren dapet sms suruh nyobain dulu baju buat akad. Belum beres sih, masih jauh. Baru badan aja. Katanya sih, biar ga ribet musti ngecilin atau ngegedein lagi kalo ga pas. Jadi sebelum dipasang tangan, suruh coba dulu. Hehe. Alhamdulillah, pas.
Bagus ga sih?

masih polos banget ya? itu tanpa lengan dan belum dipayetin. Model sebenarnya, ada sedikit ekornya di bawah belakang, lengannya lengan double, satu lapis lonceng. Sejauh ini sih puas banget sama hasilnya. Mudah2an kalo udah selesai, hasilnya lebih bagus ya...

Btw, cocok ga sih di badanku yang ndut ini?


Aku ingin mengenalmu lewat jiwa, bukan hanya lewat mata. Mesku ku tak tahu seperti  apa aku dalam pandanganmu, selayak apa aku dalam kehidupanmu. Tapi dengan keterbatasanku, berbalut kekuranganku...Aku menulis namamu dihatiku, sejak awal aku mengenalmu. Dan takkan pernah terhapus. Insyaallah.

Dikutip dan diedit seperlunya dari blog Thiya 

Monday, 30 April 2012

Tanpa Judul

Hmmm... lagi kangen sama RakkaaNi.
RakkaaNi lagi di Lampung sekarang, Lampung pedalaman yang dari jalan raya itu kalo naek ojeg musti bayar 300rb. Wew. Tinggal di rumah penduduk. Ga ada sinyal. Kalau harus nelpon, harus jalan dulu terus naek ke pohon rambutan. Ksian banget ya. Makanya ga mungkin lah saya minta ditelpon setiap pagi seperti biasanya. Kangen sih pasti ya, tapi gpp. RakkaaNi sedang berjuang.

Ya Allah, jaga dia dimanapun dia berada. Berilah kesehatan dan keselamatan untuknya. Amin.

Cobaan 1 : Undangan


Astagfirullah. Hmm..banyak orang  bilang, menjelang pernikahan itu adaaaaa aja cobaannya. Katanya sih, biasanya jadi sering berantem, persiapan ada yang salah2, dll.. Kalau masalah jadi sering berantem sih kayaknya ngga ya, lah wong RakkaaNi lagi di tempat yang nan jauh di matoo, mudah2an sampe nanti ga ada berantem. Nah, mulai nih ada satu, undangan, hoho. 
Sebelumnya sih, pas orang dari percetakan ngasih dummy-nya, asa bener da, makanya di "OK"-kan. nah pas udah di cetak banyak, koq baru keliatan ya salahnya. Banyak pula salahnya. Mulai dari penulisan gelar yang kurang satu titik, penulisan tanda baca tuh titik koma dan segala macam nya, sampe yang paling fatal, alamatnya donggggg salah. Cuma salah satu huruf sih, yang harusnya GADOG malah tertulis GODOG. Wohohoho. Masalahnya nih, di daerahku itu, ada juga kampung GODOG walopun beda kecamatan sih, tapi ya tetap aja sih. Akhirnya, cetak ulang deh. Dan mesti nunggu sekitar seminggu lagi deh. tapi gapapa lah ya. Alhamdulillah, cuma itu aja salahnya. :D


*cari keberkahannya, bukan kesempurnaannya.

Thursday, 26 April 2012

Quick Update

RakkaaNi berangkat ke Lampung, padahal mukanya masih merah-merah plus masih mual-mual katanya.
Ya Allah, lindungi dia yang pergi bertugas, berilah kesehatan dan keselamatan untuknya. Amiiin

Wednesday, 25 April 2012

Apa ya?

Whuaaaaa,,, lama sekali ga update ya. Mmm benar loh ternyata sodara-sodara, nge-blog itu butuh mood banget.  Lagi pusing plus rarungsing juga di tempat kerja. Entah sampai kapan. :(
Kalau wedding preparation, belum ada perkembangan yang gimaanaa gitu. Kemaren abis nganterin kain buat jahiteun buat kebaya nya ibu sama mama., plus buat bustier saya. Selain itu, paling undangan sih katanya uda jadi, tapi belum liat, belum sempat pulang ke garut. Tenda, kursi sama sound system udah deal kemaren2, jadinya pake yang deket2 rumah aja, lumayan ga mesti nambah buat ongkos ngangkut. Video slideshow masih dikerjain, baru selesai sekitar 12 lagu. Per-administarasi-an ke  KUA udah selesai. Apalagi ya, itu aja sih ya. O ya, paling, rumah lagi di cat ulang sekarang, ganti warna. Yang masih PR besar hijab buat akad nih, masih ga tau mau pake kayak gimana. Ga pengen pake melati karena bajunya gaun, bukan kebaya. Tapi kalau ga pake melati, adat masyarakat di lingkungan rumah pasti aneh. Ga tau ah. Sekian dulu.
O ya, RakkaaNi lagi sakit. Uda beberapa hari ini demam tinggi. Doakan mudah-mudahan beliau cepat sehat ya. Amiiin.

Monday, 16 April 2012

Fitting Perdana

Minggu, 15 April kemaren, saya dan RakkaaNi nyoba plus milih baju2 yang akan dipakai resepsi nanti. Sebelumnya saya sudah memilih warna baju pengantin warna hijau tua, coklat dan merah tua. Tapi mumpung RakkaaNi lagi maen ke Garut, saya ajakin deh nyobain baju resepsi. Kalo baju akad sih kan kami pesan, ga sewa, gaunku masih dalam proses penjahitan, kalo punya RakkaaNi sih udah jadi.
Ini RakkaaNi pas lagi nyoba-nyoba. Sengaja di blur. Edit pake photoscape. Blur radius 2.0. Hoho
Hehe
Yang hijau masih sangat kegedean. Jadi harus dikecilin dulu. Hoho. tapi santai lah, masih lama ini...
:D



Thursday, 12 April 2012

iseng aja :)


Wedding Countdowns at WiddlyTinks.com

Undangan

Undangan sudah di pesan. 400 biji saja. Alhamdulillah ya,  jaman sekarang ada sosial network. jadi undangan pun bisa via facebook, twitter, atau grup bbm. Lumayan, menghemat budget. Hehe. Dan undangan yg saya pilih pun, yang sangat-sangat sederhana. Sengaja karena saya ga pengen ada aksen bunga-bunga sedikit pun. Kira-kira seperti ini lah undangan kami nanti (sengaja agak diburamkan) hehe :
Undangan langsung
Undangan online
Alhamdulillah. Terimakasih Ya Allah atas segala nikmat tak terhingga yang Kau berikan untuk kami.



Saturday, 7 April 2012

Another Quick Update

RakkaaNi lagi ngurusin surat-surat ke KUA.


*masih serasa mimpi

Quick Update

Hari ini seneng banget bisa jalan-jalan sama calon mama. jam 10 sampe jam 4 sore. Intinya sih belanja buat ngelengkapin seserahan. Alhamdulillah seserahan sudah 90%. Sekalian nyicil beli souvenir. Alhamdulillah. 

*kasian banget liat RakkaaNi hari ini, kecapean banget deh kayaknya. Nuhun ya, sayang...

Friday, 6 April 2012

Mahar

Alhamdulillah, hal yang paling utama yang termasuk salah satu rukun nikah sudah ada. Ya, mahar. Sengaja RakkaaNi beli mahar sebelum masuk bulan april. Kemaren sih mikirnya kalo harga BBM jadi naik tanggal 1 April, biasanya harga barang2 juga ikut naik. Takutnya harga emas juga naik. Kalo harga emas naik, otomatis harga dinar dan dirham juga naik.
Pokoknya, Alhamdulillah, mahar yang saya minta untuk akad nanti sudah siap. 

Thursday, 5 April 2012

Seserahan

Hoho... lama ga posting tiba-tiba update seserahan aja nih ...
Kadang saya suka mikir, sebenarnya yang bikin ribet menjelang pernikahan itu bukan buat acara akad-nikah nya itu sendiri, tapi acara adat dan kebiasaan di masyarakat dengan segala macam perintilannya.. Salah satu yang biasa ada di acara pernikahan adat sunda ya seserahan ini. Kalo kebiasaan di lingkungan rumah saya, yang pastinya (hampir selalu) menggunakan adat sunda, seserahan biasanya dilakukan sehari sebelumnya jika ada acara ngeuyeuk seureuh, atau jika tidak ada acara ngeuyeuk seureuh, maka seserahan dilakukan pada hari-H sebelum akad nikah. Adapun "isi" dari seserahan itu, tergantung pada kedua  calon pengantin. Umumnya, seserahan itu segala macam yang dipakai si CPW dari mulai ujung kepala sampe ujung kaki. Dan biasanya (lagi), jumlahnya ganjil.
Kalau saya pribadi, ga terlalu minta pengen ini ini itu itu. Terserah pihak keluarga cami aja sih, standar kali ya. Bedanya, saya tidak ingin memasukkan Al-Qur'an ke list seserahan. Kenapa? Hmm, asa "berat" aja. Lagipula, saya sudah punya Al-Qur'an dan itu pun bacanya masih sesekali. Ga mungkin kan bacanya langsung dua-dua. :) nah, sebagai gantinya, saya minta buku sebagai penggantinya (yes, i love reading). Sebenarnya saya pingin buku tentang Khadijah, dan buku Mahkota Pengantin. Tapi saya belum bilang sih, hehe, takut memberatkan. Jadi terserah aja. Hehe.
Ok, ini dia kira-kira list seserahan saya (kira-kira) ga tau persis, hehe :
  1. Alat Sholat : Sajadah, Mukena
  2. Pakaian : Rok, Baju atasan, Kerudung baju tidur
  3. Pakaian dalam : panty, bra
  4. Kain 
  5. Sepatu dan sandal
  6. Tas : Tas kerja dan tas pesta
  7. Alat mandi : Handuk kimono (sabun dll masuk ke perawatan wajah dan tubuh)
  8. Perawatan wajah dan tubuh : Facial Wash, Toner, Moisturizer, Body Scrub, Body Butter, Olive Oil, Two Way Cake, Hidrogloss, Eyeliner, Eyeshadow.
  9. Buku
  10. Bed Set
  11. Entah apa lagi yang sudah cami dan camame beli
Yang dicoret artinya sudah dibeli. Alhamdulillah. 

Ya Allah, mudahkanlah jalan kami menuju ridla-Mu. Amin