Saturday, 23 March 2013

Terima Kasih (Anti) Vaksin

Alhamdulillah, setelah mencari tau seluk-beluk vaksin mulai dari cara pembuatannya, efektifitasnya, maslahat dan mudhorotnya, hingga kehalalannya, akhirnya kami memutuskan untuk memvaksin anak kami nanti. Insyaallah ini menjadi salah satu bentuk ikhtiar kami memberi perlindungan pada anak. 
Kali ini saya copy-paste tulisannya mba Khairun Nisa di Grup GESAMUN dengan judul yang sama. Alhamdulillah, ini salah satu dari sekian banyak tulisan yang kami baca ketika galau mencari tau tentang vaksin. 

Junior : Nyaris 40w (Part 2)

Rabu, tanggal 20 maret kemaren kembali ke Galenia. Agendanya kali ini selain cek kondisi junior, kami mau bahas tentang bayi baru lahir. Alhamdulillah, seperti biasa, junior sehat, detak jantungnya normal, posisi mantap. Benar-benar tinggal menunggu junior ngirim sinyal cinta. Tekanan darah bundanya juga alhamdulillah bagus, 120/68. Massa bundanya turun 0,7 kg. Sempat ditanya kenapa, ga tau juga sih kenapa, karena saya sama sekali ga diet. Hanya saja frekuensi ke tilet untuk bak dan bab semakin bertambah. Alhamdulillah, wajar katanya, menjelang hari persalinan frekuensi ke belakang memang bertambah. Keluhan saya tentang keputihan juga insyaallah wajar. Selama keputihan itu tidak kuning, berbusa, gatal dan atau bau, berarti normal. Bertambahnya cairan di miss v juga merupakan salah satu tanda hari persalinan semakin dekat. 

Junior : Nyaris 40w (Part 1)

Banyaaak banget yang ingin saya ceritakan tentang junior. Tapi tiap mau nge-blog seringnya males nulis. Ga jadi terus deh. Alhamdulillah, sampai hari ini junior baik-baik saja, sehat, aktif, detak jantungnya selalu normal. Begitupun bundanya. 
Tanggal 4 maret, kami ke bidan Okke di Galenia. Saat itu usia kandungan saya 36-37w. Sengaja baru ke sana pas 37w biar sekalian bahas birth plan. Alhamdulillah, kondisi junior sehat, ddj normal. Timbangan saya aja yang makin wow, hehe, tekanan darah juga agak tinggi, 145/75. Tapi insyaallah ga masalah karena kemungkinan besar tekanan darah meningkat karena malam sebelumnya begadang. Alhamdulillah juga saat itu kepala junior sudah masuk pintu panggul. Katanya, menurut palpasi perlimaan, teraba 4/5, atau kepala junior seperlima sudah masuk panggul. Alhamdulillah. Pulangnya dapet peer untuk jalan cepat setiap hari sejam, lebih baik di jalan yang nanjak. Kemudian mulai rutin bersihkan dan pijat payudara, pijat perineum, perbanyak konsumsi vit C agar syaraf-syaraf semakin sensitif. Sama peer satu lagi, ngisi birth plan. jadi birth-plan kosongnya kami bawa pulang dulu karena masih ada hal-hal yang perlu kami cari tau dan diskusikan lebih lanjut.