Tuesday, 10 May 2016

Duka setahun yang lalu

Assalamualaikum.
Alhamdulillah udah hampir pertengahan Oktober lagi. Ga kerasa ya, hari demi hari berlalu serasa lebih cepat dibanding jaman dulu, sekarang kadang 24 jam itu terasa kurang. Keteteran. Ah ini mah saya-nya aja ketang yang kurang bisa bagi waktu dengan baik. Oktober, berarti tepat setahun yang lalu kami mengalami kecelakaan itu...
Saya awalnya ga kepikiran buat cerita tentang pengalaman kurang menyenangkan tersebut, tapi tiba-tiba kemarin Akang bilang mau pergi ke Ibun, Majalaya, dalam rangka ketemu seseorang. Tugas kantor sih. Degh. Langsung inget sama kejadian setahun yang lalu. Semuanya begitu jelas tergambar di benak saya. Memory saya seperti memutar ulang. Dan saya sesak...
Hari itu, kami pulang dari Garut setelah beberapa hari keliling nyari info dan survey-survey peternakan domba. Akang sih yang keliling, saya nunggu sambil liburan di rumah Ibu. Dari rumah Ibu sekitar jam 10 pagi. Saat bersiap-siap, entah kenapa Sina yang biasa saya gendong erat menggunakan baby wrap tiba-tiba menolak untuk digendong. Mau duduk aja katanya. Ibu pun sampai nanya : "Itu Sina ga digendong?" Saya pun menjawab ya karena Sina-nya ga mau. Berangkatlah kami. Saat Sina dadah-dadah sama Ibu sebenarnya saya ada feeling ga enak. Ga tau lah apa, saya ga ngerti. Tapi saya seperti melihat wajah sedih ibu. 
Biasanya kami lewat jalur Nagreg, atau lewat Cijapati, itu pun sangat jarang. Boleh dikatakan selalu lewat Nagreg lah. Hari itu saya iseng lihat di waze kalau lewat Monteng ternyata lebih dekat, selisih jaraknya sekitar 25km. Kami sering dengar tentang jalur Monteng ini, jalur yang banyak titik ekstrimnya. Turunan tajam dan berkelok. Bahkan dulu sebagian jalannya pun masih tanah. Nah, dua hari sebelumnya kami ngobrol dengan saudara yang hampir seminggu 3x lewat jalur tersebut. Beliau bilang sekarang semua jalannya sudah diaspal, ga ada lagi jalan tanah. Jalur-jalur yang ekstrim juga sudah lebih baik karena banyak dipangkas dan ada jalan-jalan baru yang lebih aman. Jadilah kami sepakat untuk mencoba jalur tersebut.
Kami mengisi bensin di daerah Samarang atas, ga taulah nama pastinya. Yang pasti sudah masuk jalan arah atas dari Samarang. Disana juga Akang ngecek ulang ban dan rem dan kami yakin semuanya normal. Masuk area kamojang kami masih ngobrol cerita kesana kemari. Melihat pipa-pipa panas bumi, menghitung mamang-mamang yang jualan, berpapasan dengan bus dan banyak kendaraan lain. Saat mulai memasuki jalur yang turunan terus, saya banyak-banyak berdoa dan beberapakali bilang : "Hati-hati Yah, pelan-pelan. Entah berapa turunan kami lalui. Kemudian kami melihat banyak motor-motor yang berhenti di pinggir jala, di beberapa titik. Kalau dipikir lagi sekarang, ternyata motor-motor itu berhenti di titik setelah turunan curam. Kami? Lanjut aja terus ga istirahat dulu. 
Sampai akhirnya kami melewati jalan yang dianggap paliiing ekstrim. Alhamdulillah. Kami lega karena semua titik rawan berhasil kami lewati. Selanjutnya jalan masih turun tapi ga ekstrim. Turunannya landai dan sedikit saja. Di bagian sini ternyata jalan dibuka tutup karena sedang ada pengecoran ulang. Tiba-tiba Akang bilang pelan:" Bunda, remnya ga bisa. Blong, Bun. Astagfirullah astagfirullah astagfirullah." Di sana banyak bapak-bapak yang kerja memperbaiki jalan. Saya sempat teriak tolong tahan motor kami, remnya blong. Dan Akang langsung menabrakkan motor ke tumpuhan batu coral. Kebetulan di sana ada tumpukan batu coral, tumpukan pasir, beberapa drum aspal. Motor nabrak tumpukan batu tapi entah bagaimana kami semua terlempar. Saya dan Akang terlempar ke jurang sedalam 4 atau 5 meter dari jalan. Sementara Sina terlempar ke sawah yang banyak lumpur, melewati jurang. Sialnya, entah bagaimana, drum aspal yang dipinggir jalan itu menggelinding dan tepat mengenai kepala Akang. Astagfirullah. Saya tidak melihat. Ketika saya bangun, dengan baju kotor dan basah, yang saya ingat adalah Sina. Saya panggil-panggil Sina dan melihat sekeliling. Saya mendingar suara tangisan Sina yang menangis sambil memanggil: "Buuuundaa....." Saya melihat Sina. Seluruh badannya penuh lumpur termasuk wajahnya. Saya berusaha mendekat ketika saya melihat seorang Bapak menolong Sina, menggendongnya, dan berjalan ke arah saya. Ketika saya melihat ke arah lain, Saya melihat Akang, dengan baju kotor dan darah mengalir, ya mengalir, bukan hanya menetes, dari sekitar telinganya. Allah. Degh. Posisinya duduk, lalu kemudian oleng dan pingsan.
Seorang Bapak segera mengangkat Akang dan menggendong di punggungnya. Alhamdulillah ada sebuah mobil yang bersedia memberi tumpangan untuk membawa kami ke fasilitas kesehatan terdekat. allahuakbar, jalan macet karena di depan sana ada perbaikan jalan. Mobil sama sekali ga bergerak, akhirnya Akang di bawa naek motor, di tengah, Di belakang Bapak yang tadi mendampingi. Akang duluan, saya menunggu ada ojeg lain yang bisa membawa saya dan Sina menyusul Akang ke fasilitas kesehatan.
Sampai di puskesmas Ibun, saya lihat Akang sudah sadar. Sedang dibersihkan luka-lukanya. Saya mendekat, beliau bertanya : "Bun, ga apa-apa? Sina gimana?"

*bersambung


Saturday, 7 May 2016

Long Weekend Day3 : Mini Reunion

Assalamualaikum Wrwr.

Hari ini saya masih posting pakai hp, belum bisa nyentuh laptop. Tapi sebenarnya udah di rumah koq. Tadi pagi kami kembali dari Garut. Alhamdulillah perjalanannya lancar, ga macet, dan ga ada apa-apa.
Masih betah di rumah ibu, masih males balik ke Bandung. Tapi bagaimanapun jadwal harus tetap dilaksanakan. Akang mau ke Tasik besok jadi mau ga mau hari ini harus sudah di Bandung. Saya pun ada janji ketemuan sama temen-temen ngajar dulu.
Kebetulan Teh Icha yang tinggal di Bogor juga lagi liburan di Bandung. Jadilah kami mengagendakan untuk ngumpul sekaligus ngajak main anak-anak ke Bonbin.
Kami janjian jam 1 di dipo. Saya berangkat dari rumah setengah jam sebelumnya. Ngajakin Sina tapi apalah daya Bos Cilik maunya di rumah aja. Cape ya Nak. Jadilah saya berangkat sendirian, pakai motor. Dan tiba-tiba hujaaaan. Alhamdulillah Sina ga ikut. Kalo ikut ya ikutan hujan-hujanan. Agenda ke Bonbin pun batal. Jadinya kami cuma nongkrong sambil makan aja di Baltos. Sambil cerita-cerita tentang masa lalu saat kami masih sama-sama jadi pengajar. Cerita tentang kehidupan kami kini yang berbeda-berbeda. Cerita tentang anak-anak. Tentang kehamilan dan KB, tentang biaya melahirkan, tentang anak yang susah makan dan gak naik timbangannya. Juga tentang usaha kami, bisnis kami atau pekerjaan kami. Dua jam rasanya kurang. Masih banyak yang ingin kami bicarakan tapi hari sudah sore. Kami bubar. 
Saya berharap suatu saat bisa berkumpul kembali dengan kondisi yang jauuh lebih baik. Yang punya masalah sudah selesai. Kehidupan kami sudah jauh lebih mapan. Semoga semua impian kami segera terwujud. Amiin.

Wassalamualaikum

Friday, 6 May 2016

Long Weekend Day 2: Serunya "Nyasak"

Assalamualaikum Wrwb

Masih siaran langsung dari Garut. Seperti yang saya bilang kemarin, kebetulan di kampung saya ini sedang ada rangkaian acara Isra Miraj. Hari ini acaranya adalah "nyasak". Peserta harus berjalan di atas sebatang bambu dari ujung ke ujung. Di ujung ada beberapa amplop yang berisi nomor hadiah. Siapa yang berhasil mengambil amplop itu maka dia berhak atas hadiah sesuai dengan nomornya. Setiap peserta hanya boleh mengambil satu amplop aja. 
Pesertanya dibagi ke dalam 2 kategori. Anak-anak dan dewasa. Sasak-nya pun ada 2. Yang lebih kecil bambunya ya itu untuk anak-anak. Yang seru itu karena sebagian besar peserta sudah terpeleset sebelum mencapai ujung, dan nyebur deh ke kolam.
Acaranya mulai jam 8. Sebelum mulai, semuanya boleh mencoba dulu itung-itung latihan. Anak-anak ini sudah basah kuyup padahal acara belum di mulai.
Anak-anak sedang mencoba
Mumpung acara belum mulai, Sina sengaja kami ajak ke tengah kolam. Kami dudukkan di sasak. Awalnya takut-takut dia, lama-lama malah ga mau naik. Mau di kolam terus. Tentu yang nemenin dan rela basah-basahan adalah Ayahnya. Saya jadi fotografer aja di pinggir kolam.
Sina duduk di sasak.
Saya melihat betapa cerianya anak-anak. Senang sekali mereka bisa nyebur main basah-basahan sambil bercanda dengan teman-temannya. Saya juga melihat betapa gantengnya suami saya, hahah.
No caption ah yang ini mah.
Sebenarnya saya sudah berencana mau nyeburin suami ke kolam, kebetulan hari ini ulangtahunnya. Tapi saya kasian kalau baru mandi harus diceburin lagi. Beliau sudah rela nyebur duluan demi membawa Sina main di tengah kolam.
Acaranya nyasak selesai jam 10.30 wib. Acaranya selanjutnya di panggung depan masjid setelah usai sholat Jumat. Anak-anak tampil di panggung. Imtihan, ngaji, baca sholawat, tari-tari dan sebagainya. Setelah maghrib, acaranya qasidahan sampai jam 8 malam. Dilanjut pengajian. Jadwalnya pengajian sampai jam 11 malam, tapi karena Ustadznya baru datang jam 10 malam, maka pengajian pun baru usai jam 1 dini hari. Saya sih udah tidur. Hehe

Wassalamualaikum.

Thursday, 5 May 2016

Long Weekend Day1 : Serunya Menangkap Lele

Assalamualaikum WrWb

Yeay, long weekend. Alhamdulillah hari ini kami bisa mudik ke rumah Ibu di Garut. Walaupun harus bermacet-macet ria di jalan, Alhamdulillah selamat sampai tujuan. Alhamdulillah masih Allah beri kesempatan buat silaturahim sama keluarga di Garut.
Kebetulan di kampung lagi ada acara Isra Miraj. Rangkaian acaranya lumayan banyak dan berlangsung selama 2 hari. Ini hari pertama. Acaranya 'Newak Lele'. Pesertanya semua usia dari mulai anak sampai kakek nenek boleh ikut. 
Sebanyak 81 ekor lele di lepaskan di kolam. Kolam yang ga ada ikannya. Jadi emang cuma lele aja. Peserta diharuskan menangkap lele dengan tangan kosong. Yang mendapatkan lele terbanyak, dia yang jadi pemenangnya.
Selfie dengan latar kolam lele
Heboh 
Semua usia boleh ikutaan
Sampai ke kolong juga dicari
Yang nonton juga antusias
Sina sempet riweuh pengen ikutan nyebur, tapi keukeuh mau buka baju biar ga kotor cenah. Setelah  bajunya dibuka dan siap nyebur, malah ga mau begitu kakinya nyentuh air. "Dingin Bun", katanya. Haha.
Alhamdulillah, pulang kampung kali ini pas ada acara menangkap lele. Mudah-mudahan tahun depan saya bisa ikutan nyebur.


Wassalamualaikum.

Wednesday, 4 May 2016

Indefini Ultimate Day & Night Makeup Palette

Assalamualaikum Wrwb

Saya baru beli Indefini Ultimate Day & Night Makeup Palette di salah satu member Sophie Paris. Saya udah lama sih pengen palet makeup yang harganya terjangkau. Tadinya ngecengin viva, tapi pas saya lihat katalog Sophie Paris bulan April kemarin, saya lihat ada palet ini dan harganya beda tipis sama si Viva inceran saya. Udah deh saya order. Ini dia
Indefini Ultimate Day & Night Makeup Palette
Nama : Indefini Ultimate Day & Night Makeup Palette
Produsen : Fuqing Jianing Cosmetics Co.Ltd, Fujian Province - China
Distributor : PT Sophie Paris Indonesia
Isi : 18 warna pemulas mata, 4 warna lip gloss, 2 warna pemulas pipi, 1 warna bedak padat, 3 aplikator, 1 puff bedak, 1 cermin
Harga : Rp. 129000 di member Sophie

Palet makeup ini datang dengan kemasan dus di luar. Bagian paletnya sendiri bahannya plastik cukup tebal dengan warna dominan hitam. Covernya gambar perempuan cantik dengan latar belakang Menara Eifel dan langit biru cerah. Ada tulisan Indefini- 25 Shade Inside - Ultimate Day & Night Makeup Palette. Ukurannya mungil jadi praktis bisa dibawa-bawa dan bisa masuk ke dompet makeup saya.
Palet saat dibuka
Isinya ada 18 warna eyeshadow, 4 warna lipstik, 2 warna blush on, 1 bedak padat, 3 aplikator, 1 puff bedak dan 1 cermin. Cukup lah ya. 

Eyeshadow
Terdiri dari 18 warna yang merupakan warna-warna soft yang cantik. Semuanya bershimmer tapi sedikit dan halus.  Yang coklat coklat udah saya cobain. Teksturnya halus, bubuk tapi tidak terlalu. Tidak banyak terbang-terbang bubuknya saat dipakai. Pigmentasinya biasa aja, tapi cukup bagus koq walau tanpa pakai primer.
18 warna eyeshadow
Blush On
Blush-nya ada 2 warna. Warna pink kemerahan dan pink keorenan. Keorenan? Aih saya belum nemu kata yang lebih pas. Maap ya. Dua-duanya bershimmer sangat halus, jauuuh lebih halus dari shimmer eyeshadownya. 
4 lipgloss, 2 blush, dan 1 compact powder.
Compact powder
Bedaknya cuma satu warna. Kuning langsat lah ya. Masih agak terlalu putih di kulit saya. Tapi masih bisa masuk. Bedaknya sangat halus. Di keterangannya sih ini compact powder, tapi saya ngelihatnya kayak twc. Kayak udah ada foundationnya gitu. Kalau saya inget-inget, teksturnya mirip sama Emina CcCake. Entah lah ya, mungkin saya salah.

Lipgloss
Terdiri dari 4 warna. Merah cabe, orange, pink, dan merah keunguan. Teksturnya lembut, dan ga ada lengket-lengketnya sama sekali. Warnanya kurang keluar, di bibir saya jatuhnya semua sama aja. Cukup melembapkan dan tidak membuat bibir menjadi kering. Sayang pan-nya kecil banget jadi susah buat colek. Soalnya saya colek pakai jari sih, ribet kalau pakai kuas.

Kalau masalah aroma, ada sih, tapi samar, sama sekali ga mengganggu. Karena ini palet, saya ga bisa menentukan aroma ini aroma blush atau lipgloss. Hehe. Pokoknya semua wanginya aman, ga mengganggu. 
Oke sekian dulu cerita saya tentang Indefini Ultimate Day & Night Makeup Palette. Semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum.


Tuesday, 3 May 2016

Resep : Tahu Tempe Cabai Hijau Sederhana

Assalamualaikum Wrwb

Saya masih belum bisa masak yang enak dan agak ribet dengan bumbu yang macam-macam. Masakan saya masih yang sederhana, cepat dan gampang aja. Seperti biasa bumbunya cuma bawang merah sama bawang putih aja. Kali ini saya masak tahu tempe cabai hijau. 
Bahan
Bahan:
  • Tahu 5 potong
  • Tempe setengah papan
  • Cabai hijau seseuai selera
  • Bawang merah 3 siung
  • Bawang putih 3 siung
  • Kemiri 2 buah
  • Tomat 1 buah yang kecil
  • Garam
  • Gula
  • Kecap 2 sdm
  • Minyak 1sdm untuk menumis
  • Air 1 gelas

Monday, 2 May 2016

DIY : 'Cape' Dari Kerudung Tak Terpakai

Assalamualaikum WrWb.

Saya punya kerudung yang umurnya udah sekitar 10 tahun. Kerudung biasa aja sih, saya gak tahu nama bahannya apa, kayaknya shiffon sih ya. Tapi yang ini ga licin. Kerudung ini dulu dikasih dari tetangga Ibu di Garut waktu beliau pulang berhaji. Oleh-oleh haji gitu lah, tahun 2006. Ini kerudung udah sering banget saya pakai tapi warnanya sama sekali ga luntur atau memudar, cuma bahannya aja yang menipis. Suami saya kayaknya udah bosen lihat saya pakai kerudung ini sejak 2006 jaman kami ketemu aja senyum malu-malu. 
Kemarin saya kepikiran bikin 'Cape' aja ah. apa ya bahasa lainnya? Biar ga dikira cape=letih hehe. Maksud saya 'cape' di sini artinya penutup dada, semacam apron tapi depan belakang gitu lah. Ini dia
Bahan dan alat

Sunday, 1 May 2016

Random Talk : Welcome May!

Assalamualaikum Wrwb.

Alhamdulillah udah masuk bulan Mei ya. Bulan Mei adalah bulan favorit saya dibanding dengan sebelas bulan lainnya. Banyak yang spesial di bulan Mei ini. Ulangtahun saya, ulang tahun suami, dan anniversary pernikahan kami, juga ulangtahun salahsatu sahabat saya. Kali ini agak berbeda. Saya tidak terlalu bersemangat seperti tahun-tahun sebelumnya. Justru saya takut memasuki bulan mei kali ini. Takut. Sedih. Sedih karena bulan Mei juga mengingatkan saya pada suatu kejadian yang begitu menyakitkan. Kejadian di bulan Mei, tahun lalu, tepat di hari ulangtahun saya. Saya ga akan cerita tentang kisah menyedihkan tersebut. Tapi saya berharap semoga kejadian itu tak kan pernah terulang. Semoga sakit hati saya segera hilang, segera sembuh dan saya bisa menjalani hidup saya dengan normal kembali. Dalam artian, saya bisa menyambut bulan Mei dengan penuh sukacita seperti tahun-tahun lalu.
Hari ini saya ikut acara gebyar SBL  2016. Apa itu? Pokoknya tentang SBL lah. Salah satu acaranya adalah seminar dengan Ippho Santosa. Itu loh penulis buku 7 Keajaiban Rezeki, Percepatan Rezeki, dll.nAlhamdulillah saya bisa mengikuti seminar ini. Serasa mendapat suntikan semangat dalam menjemput rezeki. Insyaallah saya mau cerita lengkap tentang seminar ini kapan-kapan ya. 
Tentang ngeblog, duh, ternyata saya masih belum bisa posting rutin 2 post perminggu. Sebenernya udah ngedraft, dan kalau draft ini dipublish maka bisa memenuhi 2 post perminggu. Tapi draft cuma draft, hiks. Masalahnya adalah saya ga sempet foto-foto dan ngeditnya, padahal cuma nambahin watermark aja ya. Atau sayanya ga sempet baca-baca ingredients jadi belum bisa post review produk. Nah, sebagai hukumannya, maka saya memutuskan untuk ikut ODOP alias one day one post ala saya. Jadi saya wajib posting 1 post dalam 1 hari selama 99 hari. Postingan bebas mau panjang atau pendek, mau curhat atau bahas apa aja, mau pake gambar apa ngga, pokoknya tiap haris harus nulis dan dipublish. Ga ngedraft doang. Bismillah, semoga lancar.

Wassalamualaikum.
#ODOPday1